Friday, 1 February 2013

Budidaya Semut Rangrang



BUDIDAYA SEMUT RANGRANG

  budidaya semut rangrang itu sulit,dapat dibuktikan sampai sekarang belum ada pembudidaya semut rangrang menjadi jutawan.Dan hal tersebut didukung oleh peneliti-peneliti di universitas-universitas ternama di indonesia.Mereka menyatakan bahwa semut rangrang belum bisa dipetik hasilnya dengan maksimal.Jadi jika anda masih tahap belajar membudidaya semut rangrang,kami sarankan jika anda belum tahu betul cara budidaya semut rangrang yang sebenarnya,kami sarankan anda jangan membeli bibit yang sudah jadi.Dikarenakan jika anda terlalu berani membeli bibit yang sudah jadi,apalagi dengan harga yang cukup mahal sedangkan anda belum tahu betul ilmunya,anda akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Sebenarnya membuat bibit semut rangrang yang sudah bersarang di toples itu tidak begitu sulit,Asalkan anda sudah tahu cara-cara yang benar dalam proses pemasukan semut rangrang dari sarang alam ke dalam toples.Tapi bagi orang awam dalam bidang ini memang sedikit agak sulit,dikarenakan banyak tata cara yang belum banyak diketahui orang.Jika  anda sudah sering membaca artikel di internet,kami pastikan masih banyak orang yang masih dalam tahap belajar sudah mencoba membuat artikel tentang budidaya semut rangrang.
Seperti contoh kutipan yang menyatakan bahwa semut rangrang yang beda koloni tidak dapat digabungkan karena mereka pasti akan berkelahi,menurut kami itu adalah pernyataan yang salah.Kami sudah melakukan percobaan dan hasilnya mereka tidak ada yang berkelahi,tapi memang ada cara khusus untuk penanganannya.
Untuk pernyataan jika anda mempunyai ratu semut rangrang dengan jumlah banyak,anda akan mendapat hasil kroto yang banyak,itu belum tentu.Yang anda perlu tahu,ratu semut rangrang butuh dikawini oleh pejantan jika mereka ingin dapat bertelur,sedangkan semut pejantan tidak selalu muncul setiap saat,mereka akan keluar jika sudah saat musim kawin.Jadi jika anda mempunyai ratu semut 100 ekor pun,bila anda tidak mempunyai semut rangrang jantan,itu sama saja percuma.Apakah semut jantan dapat kita peroleh dengan mudah? Jika musimnya belum datang,pasti sulit.Apakah kita dapat menghasilkan semut jantan dari tangkaran kita sendiri? Bisa, caranya? ******

semut rangrang jantan
Jadi inti dari pernyataan kami di atas,harap hati-hati jika anda mau mencoba membudidaya semut rangrang.Jangan terlalu percaya terhadap seseorang,budidaya semut rangrang itu tidak semudah seperti yang dibayangkan.Apalagi jika ada keterangan bahwa dalam 1 toples yang berisi semut rangrang dapat menghasilkan lebih dari 1 ons untuk toples ukuran kecil,orang tersebut mungkin saat ini sudah menjadi jutawan.Kami tidak bermaksud menyinggung pembudidaya semut rangrang yang lain,Cuma kami hanya berpesan *janganlah membuat artikel yang asal-asalan atau membesar-besarkan*.Kasihan mereka yang ingin mencoba,mereka akan terlalu berharap besar akan menjadi sukses.
Saran kami untuk calon-calon pembudidaya semut rangrang,pelajari terlebih dahulu tata cara yang benar membudidaya semut rangrang,Jangan terlalu bernafsu untuk cepat berhasil.Coba dulu budidaya kecil-kecilan,syukur-syukur anda tidak mengeluarkan modal yang banyak.Misalnya anda membuat bibit sendiri,membuat rak ala kadar nya dengan kayu-kayu bekas,menggunakan toples bekas,menyediakan makanan dari alam (tidak usah beli).Dan yang terpenting amati terus perkembangan budidaya anda,cari tahu apa saja yang mungkin salah dalam penanganan budidaya anda.Jika anda tetap gagal,anda tidak akan terlalu kecewa karena modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

 

METODE  SEMI ALAM
Metode ini adalah penemuan terbaru kami.Metode ini dipastikan lebih baik dari metode-metode sebelumnya karena metode ini adalah penggabungan antara metode rak penangkaran dengan metode alam.Metode ini sama persis dengan metode rak/ruangan,masih tetap menggunakan rak dan medianya juga masih menggunakan toples bekas. Kami akan terangkan keunggulan dalam metode ini,dan kami pastikan tidak ada kerugian sama sekali dalam metode ini.
Akan kami jabarkan sedikit tentang metode semi alam ini.Metode ini adalah upaya mengawinkan antara budidaya semut rangrang dengan cocok tanam sayuran.Jika di filiphina,thailand dan yang terbaru di australia,mereka membudidayakan semut rangrang dengan media perkebunan buah,sedangkan kami disini adalah menggunakan media kebun sayuran.
Keuntungan dari keduanya sebenarnya sama,bedanya jika menggunakan media perkebunan buah,syarat utama yang harus kita sediakan adalah kebun buah.Untuk membuat kebun buah yang siap untuk dijadikan media budidaya,paling singkat diperlukan waktu 1 tahun,itupun tidak semua buah.Yang paling memungkinkan hanyalah perkebunan jeruk,sedangkan untuk mangga,jambu mete dan lain-lain dibutuhkan waktu bertahun-tahun.
Dengan media kebun sayur kita dapat mempersingkat waktu,karena menunggu sayuran kita tumbuh tidak memerlukan waktu yang lama.Inti dari metode semi alam adalah kita dapat memanfaatkan hama sayuran kita untuk dijadikan makanan oleh semut rangrang.Jadi selain kita dapat menghasilkan kroto,kita juga dapat menghasilkan sayuran organik karena kita tidak butuh pestisida untuk membuang hama nya.Inilah contoh budidaya semi alam dengan menggunakan media sayuran terong.Mari kita cermati,sayuran terong sebenarnya termasuk sayuran musiman.Jika kita menanam sayuran terong pada musim penghujan,kita tidak akan dapat memetik hasilnya karena dipastikan tanaman terong akan terserang hama yang sangat membahayakan.Kebanyakan sayuran terong dimusim penghujan tidak akan dapat hidup tanpa bantuan pestisida,kadang juga meskipun sudah mengunakan pestisida tanaman terong tersebut akan tetap terserang hama.
Jika kita menggunakan media semut rangrang sebagai pembasmi hamanya,kami pastikan akan tetap bisa berbuah meskipun batang dan daun sayuran terong tersebut diserang hama.Semut rangrang yang terdapat ditoples yang berada di rak akan turun ke tanah dan mencari makan di pohon terong tersebut.Semut rangrang juga akan melindungi bunga yang akan menjadi buah terong dari hama,sehingga bunga tersebut akan dapat menjadi buah.Setelah menjadi buah pun,semut rangrang akan melindunginya,sehingga buah terong tersebut juga akan terhindar dari hama buah.Buah terong akan menjadi mulus tanpa lubang sedikitpun dan terhidar pula dari kebusukan.Bukan hanya sayuran terong,yang lainya seperti kangkung,cabai,tomat dan lain-lain juga bisa bisa sebagai medianya.
 

 

 


 

 Proses untuk media semi alam adalah,semut rangrang tetap bersarang di toples,kemudian mereka akan turun ke tanah untuk mencari makan di sayuran yang kita tanam.Mereka akan memakan hama yang bereda di sayuran,dan kembali ke toples jika mereka sudah mendapatkan makanan.Biasanya hama yang semut rangrang makan adalah kutu perisai,kutu putih dan ulat daun.Untuk pakan tambahan nya,kita dapat berikan berupa jangkrik,ulat hongkong atau yang lain yang mungkin dapat anda cari di alam seperti katak kecil,ulat daun pisang,belut dan lain-lain.
Syarat yang harus kita sediakan untuk budidaya semut rangrang metode semi alam adalah:

Pekarangan kosong disamping rumah,rak penangkaran
Toples bekas
Bibit sayuran
Pupuk
Paralon
Bambu
jaring
Dan lain-lain
 

 









 

 

 

 

 

 

 

 

Perbedaan budidaya media rak tangkar/ruangan dengan media semi alam

Metode rak penangkaran/ruangan
Pakan tidak boleh telat atau kehabisan
Semut mudah stres karena lingkup area yang sempit
Yang kita hasilkan hanyalah kroto

Metode semi alam
Pakan terbantu oleh hama yang terdapat pada sayuran
Semut tidak stres karena lingkup area mereka luas
Kita dapat menghasilkan kroto dan sayuran yang sehat/organik

Jika kita menggunakan media rak tangkar/ruangan kita juga akan mengalami kerepotan yang luar biasa,antara lain adalah masalah penyediaan pakan.Dapat dipastikan jika semut rangrang kurang makanan,mereka tidak bisa menghasilkan kroto,bahkan mereka akan menjadi kanibal jika mereka sudah sangat lapar. 

Inilah contoh makanan yang baik untuk semut rangrang.

 

Hama walang sangit, kepik, jangkrik, dan pupa ulat daun pisang

Yang kedua adalah jika semut rangrang stres,dampak nya akan lebih parah,mereka akan berusaha keluar dari rak dan tidak peduli dengan apapun.Jika semut rangrang sudah stres baiknya semut rangrang tersebut harus di buang karena percuma mereka tidak akan dapat menghasilkan kroto.Kedua masalah tersebut akan menjadi kerugian besar bagi kita,makanya dengan pengalaman kami selama ini,media semi alam lebih disarankan daripada media rak tangkar/ruangan.Dan hal ini sudah dibuktikan oleh peneliti universitas ternama di indonesia bahwa jika kita membudidaya dengan media rak tangkar/ruangan,perkembangannya sangat lambat dan kemungkinan besar akan terjadi kegagalan.

Metode rak penangkaran/ruangan


contoh rak penangaran


Jika anda berminat budidaya semut rangrang media ruangan,kami akan memberitahu cara yang paling maksimal untuk mendapatkan hasilnya.Langkah pertama,sediakan rak penangkaran bertingkat,lalu letakan bibit semut rangrang yang sudah bersarang ditoples di rak tersebut.Jika anda mencari bibit sarang semut di alam,letakan saja sarangnya disamping toples kosong di atas rak,lama kelamaan mereka pasti mau masuk dan bersarang di dalam toples.Tapi hal itu dapat terjadi jika proses pengunduhan dari alamnya benar,dan penanganan masuknya semut rangrang ke toples juga benar.Sebelum itu siapkan juga makanan dan minumannya terlebih dahulu.
Rawatlah semut rangrang anda,hindarkan mereka dari musuhnya seperti semut hitam dan koloni cicak.Pastikan makanan dan minumannya selalu tersedia,karena inti keberhasilan dari budidaya semut rangrang media rak/ruangan adalah ketersediaan makanan yang terjamin.Jika anda sudah merasa kroto yang terdapat di dalam toples sudah banyak,unduhlah.Jangan sampai melewati sampai dengan 14 hari dari awal keluarnya telur,jika terlewat kroto anda akan berubah menjadi semut rangrang muda.

 

metamorfosis dari telur-larva-pupa-semut rangrang muda

 
Dan hal yang paling penting dari metode ini,jika anda ingin memanen dalam waktu yang terjadwal,misalnya 2 minggu sekali.Carikanlah sarang baru dari alam untuk penambahan koloni semut rangrangnya,jika tidak ditambah lama-kelamaan semut rangrang anda akan berkurang.Itu disebabkan karena proses kematian akan lebih banyak dari proses kelahiran,karena kroto yang seharusnya jadi pengganti,kita unduh.Bagi anda yang mempunyai pendapat,jangan di unduh semua krotonya,biarkan sisanya menjadi semut pengganti bagi yang sudah mati.Jika anda berpikiran demikian,bisa dibayangkan hasil kroto kita yang tidak begitu banyak harus di sisakan untuk pengganti semut rangrang yang mati.Berapa banyak kroto yang dapat kita unduh? Pasti memprihatinkan.
Jadi pesan kami untuk pembudidaya yang menggunakan metode ini,selalu jaga ketersediaan makananya dan selalu bantu jumlah koloni semut rangrangnya dengan cara ditambah dari alam.